PUPUK
ORGANIK CAIR RAJAWALI
Pupuk
Organik Cair serbaguna, cocok untuk semua tanaman: padi, sayuran, polowijo,
tebu, jagung, tanaman perkebunan (kopi, cengkeh, tembakau, dll), buah-buahan,
tanaman hias, dll.
A.
FUNGSI
DAN KEUNGGULAN
1. Cocok
untuk berbagai macam musim dan cuaca
2. Menetralkan
racun pada tanah
3. Memperbaiki
struktur tanah sehingga dapat mengembalikan dan menjaga kesuburan tanah
4. Mencukupi
kebutuhan nutrisi unsur makro dan mikro pada akar dan penguraian ditanah
5. Meningkatkan
hasil dan kualitas panen ( tidak cepat busuk, ukuran lebih besar, meningkatkan
bobot buah sampai dengan 40 %, kesegaran buah lebih terjaga)
6. Sekaligus
sebagai herbisida alami pra-tumbuhan
7. Mempercepat
masa panen
8. Merangsang
pertumbuhan dan pembuahan lebih cepat
9. Sekaligus
mengendalikan hama, penyakit, walang sangit, sundep, potong leher, wereng,
mengusir tikus dan serangga kecil pengganggu
10. Ramah
lingkungan, bebas zat kimia dan telah terbukti membantu panen raya
B.
CARA
PAKAI
1. Kocok
sebelum pupuk digunakan
2. Bila
menggunakan tanki semprot bekas pupuk lain sebaiknya di cuci dulu dengan air
sabun sampai benar-benar bersih dan bebas dari unsur kimia
3. Campur
15-20 tutup botol pupuk organik (150 cc – 200 cc) dengan 15 – 17 Liter air
(satu tangki semprot) (1 liter pupuk bisa digunakan untuk 4-5 tanki)
4. Semprotkan
pada daun dan batang (untuk mempercepat pertumbuhan ditambah kocor)
5. Waktu
pemupukan:
· Pagi
jam 07.00 – 09.00 WIB
· Sore
mulai jam 15.00 sampai selesai (jangan
sampai diberikan diluar jam yang telah ditentukan)
· Waktu
pemberian pupuk juga harus sesuai aturan karena pada jam yang ditentukan
tersebut adalah saat penyerapan unsur hara, air dan udara terbesar serta
kecepatan fotosintesis paling tinggi.
6. Jika
dalam pemupukan tidak ada perkembangan, atau pertumbuhan tidak maksimal artinya
PH tanah rendah atau tanah tidak subur maka dosis perlu ditambah.
7. Untuk
tanaman yang masa panennya lebih dari satu kali seperti cengkeh, setelah panen
lebih baik dipupuk kembali dengan cara dikocor dan disemprot pada daun, batang,
agar cepat berbuah serta kualitas buahnya terjaga
8. Pupuk
Organik Cair Rajawali tidak ada efek negatif pada tanaman asal dicampur dengan
air.
9. Semakin
banyak pupuk semakin baik.
10. Harus diperhatian bahwa selama
menggunakan Pupuk Organik Cair Rajawali harus
benar- benar dijaga agar tidak tercampur bahan kimia
apapun, karena dapat menyebabkan tanaman berwarna merah, kering atau mati.
Senyawa kimia membuat bakteri baik dalam Pupuk Organik Cair Rajawali mati dan
nutrisinya rusak sehingga menjadi racun untuk tanaman.
11. Perhatian: setelah
penanaman sudah tidak boleh menggunakan produk kimia apapun, karena dapat
menyebabkan tanaman berwarna merah, kering atau mati. Senyawa kimia membuat
bakteri baik dalam Pupuk Organik Cair Rajawali mati dan nutrisinya rusak
sehingga menjadi racun untuk tanaman.
12. Apabila
rumput tumbuh subur, itu adalah reaksi normal karena pupuk Organik Cair
Rajawali cocok untuk semua jenis tumbuhan termasuk rumput. Penanggulanggan
terbaik adalah dengan cara manual yaitu dicabuti rumput atau tanaman pengganggunya.
13. Ciri-ciri
tanaman yang menggunakan Pupuk organik cair Rajawali adalah warna daun lebih muda, kelihatan berminyak, daun lebih lentur dan lebih lebar, daun lebih segar dan cepat tumbuh tunas dibandingkan memakai pupuk jenis lain
C.
Komposisi
Urin sapi, rempah-rempah, tanaman
kacang-kacangan ( legum) probiotik, air kelapa, susu
D.
Contoh
Pemupukan Pada Tanaman
1.
Padi
a.
Pengolahan
Tanah Sebelum Tanam
1) Cara 1:
a) Jika
ada hama tanah (mbok) setelah dibajak tanah ditaburi abu, kemudian disemprot
pestisida organik. Tujuan pemberian abu supaya mbok yang keluar di malam hari
tidak bisa masuk lagi ke dalam tanah.
b) Setelah
digaru disemprot Pupuk Organik Cair Rajawali dengan takaran ½ liter Pupuk
Organik Cair Rajawali dicampur dengan 1 tangki air.
c) Apabila
tumbuh rumput boleh disemprot dengan herbisida organik (dibawahnya round up)
2)
Cara
2:
Tanah diolah seperti
biasa, Pupuk Organik Cair Rajawali dengan takaran ½ liter dicampur dengan 1
tangki air disemprotkan pada tanah yang akan ditanami padi 1 hari sebelum padi
ditanam.
b.
Pembibitan
Untuk
menjaga kemungkinan serangan penyakit, pesemaian perlu disemprot dengan Pupuk
Organik Cair Rajawali
2 kali, yaitu 10 hari setelah penaburan dan sesudah persemaian berumur 17 hari.
c.
Setelah
Padi Ditanam
1) Pemupukan
pertama pada usia 1 minggu setelah ditanam
2) Pemupukan
ke dua jarak 1 minggu setelah pemupukan pertama
3) Pemupukan
ketiga jarak 4 minggu setelah pemupukan kedua
4) Pemupukan
ke empat jarak 2 minggu setelah pemupukan ketiga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar