INFO KERJASAMA BISNIS

Untuk order partai besar/kecil dan kerjasama bisnis untuk agen seluruh Indonesia hubungi:
Ferry Sunu : 08883450058/082332130819
Lina : 081914828553/085649558109

Kamis, 31 Oktober 2013

PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR RAJAWALI UNTUK SEMANGKA


PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR RAJAWALI UNTUK SEMANGKA



Buah semangka salah satu jenis buah-buahan yang cukup mudah untuk dibudidayakan  di dataran rendah maupun dataran tinggi.

Pemilihan Tanah
Untuk lebih memaksimalkan dalam membudidayakan semangka sebaiknya pilih tanah yang cocok untuk pertumbuhan tanaman semangka ini. Tanah yang baik untuk menanam semangka harus memiliki keasaman tanah pH 5,5-6,5. Tetapi tanaman ini masih bisa tumbuh di bawah pH 5, sehingga tanaman ini dapat tumbuh dilahan gambut.

Tanah yang dipilih untuk penanaman harus yang cukup gembur dan kaya bahan organic, apabila kita sudah dapat menentukan lahan yang akan ditanam, kemudian tanah diolah, seperti biasa halnya sebelum menanam tanaman kita harus membersihkan lahan yang akan diolah kemudian lahan dibajak atau dicangkul.

Setelah dicangkul dengan halus , langkah selanjutnya membuat bedengan dengan panajang 12-15 m, lebar 1,5-2 m atau sekitar 3-4 m. setelah bedengan siap kemudian buat lubang tanam dengan ukuran 40 x 40 x 30 cm. jarak tanamnya didalam baris sekitar 1,2-1,5 m. setelah itu, lubang tanam diberi pupuk dasar dengan di semprot dengan Pupuk Organik Cair Rajawali dengan dosis ½ liter Pupuk Organik Cair Rajawali dengan 1 tangki air.

Cara Pembibitan
Penanaman semangka dilakukan dengan menggunakan biji (benih). Sebelum menjadi bibit yang siap ditanam, benih disemai terlebih dahulu dalam pot plastic atau polybag dengan media tanah dan sudah di beri Pupuk Organik Cair Rajawali dengan dosis ½ liter Pupuk Organik Cair Rajawali dengan 1 tangki air.
Cara penyemaian benih yaitu, pertama bibit biji semangka direnggakan supaya mempermudah proses pertumbuhan, tahap selanjutnya rendam benih biji semangka dalam 1 liter air dengan campuran 1-3 tutup botol Pupuk Organik Cair Rajawali, Setelah direndam 10-30 menit, diangkat dan ditiriskan sampai air tidak mengalir lagi dan bibit siap dikecambahkan.

CARA MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK CAIR RAJAWALI PADA TANAMAN JAGUNG

CARA MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK CAIR RAJAWALI
 PADA TANAMAN JAGUNG  

  • Syarat benih yang diperlukan

Benih sebaiknya bermutu tinggi baik genetik, fisik dan fisiologi (benih hibryda). Daya tumbuh benih lebih dari 90%. Sebelum benih ditanam, sebaiknya direndam semalam dalam Pupuk Organik Cair Rajawali dengan dosis 1tutup botol (15 - 20 cc) dicampur dengan air .

  •  Pengolahan lahan tanaman

Lahan dibersihkan dari sisa tanaman sebelumnya, sisa tanaman yang cukup banyak dibakar, abunya dikembalikan ke dalam tanah, kemudian dicangkul dan diolah dengan bajak. Tanah yang akan ditanami dicangkul sedalam 15-20 cm, kemudian diratakan. Setiap 3 m dibuat saluran drainase sepanjang barisan tanaman. Lebar saluran 25-30 cm, kedalaman 20 cm. Saluran ini dibuat terutama pada tanah yang drainasenya jelek. Jika biji tidak direndam dengan pupuk Organik Cair Rajawali maka sebelum biji jagung ditanam tanah disemprot dulu dengan dosis (1/2 liter untuk air 1 tangki)

  • Pemupukan tanaman
Pemupukan dimulai saat jagung sudah tumbuh dua daun, Pemupukan ke dua jarak 1 minggu setelah pemupukan pertama, Pemupukan ketiga jarak 4 minggu setelah pemupukan kedua,  Pemupukan ke empat jarak 2 minggu setelah pemupukan ketiga.

Rabu, 30 Oktober 2013

Cara penggunaan Pupuk Organik Cair Rajawali pada tanaman Padi



PUPUK ORGANIK CAIR RAJAWALI

Pupuk Organik Cair serbaguna, cocok untuk semua tanaman: padi, sayuran, polowijo, tebu, jagung, tanaman perkebunan (kopi, cengkeh, tembakau, dll), buah-buahan, tanaman hias, dll.

A.    FUNGSI DAN KEUNGGULAN
1.     Cocok untuk berbagai macam musim dan cuaca
2.     Menetralkan racun pada tanah
3.     Memperbaiki struktur tanah sehingga dapat mengembalikan dan menjaga kesuburan tanah
4.     Mencukupi kebutuhan nutrisi unsur makro dan mikro pada akar dan penguraian ditanah
5.     Meningkatkan hasil dan kualitas panen ( tidak cepat busuk, ukuran lebih besar, meningkatkan bobot buah sampai dengan 40 %, kesegaran buah lebih terjaga)
6.     Sekaligus sebagai herbisida alami pra-tumbuhan
7.     Mempercepat masa panen
8.     Merangsang pertumbuhan dan pembuahan lebih cepat
9.     Sekaligus mengendalikan hama, penyakit, walang sangit, sundep, potong leher, wereng, mengusir tikus dan serangga kecil pengganggu
10.  Ramah lingkungan, bebas zat kimia dan telah terbukti membantu panen raya

B.    CARA PAKAI
1.     Kocok sebelum pupuk digunakan
2.     Bila menggunakan tanki semprot bekas pupuk lain sebaiknya di cuci dulu dengan air sabun sampai benar-benar bersih dan bebas dari unsur kimia
3.     Campur 15-20 tutup botol pupuk organik (150 cc – 200 cc) dengan 15 – 17 Liter air (satu tangki semprot) (1 liter pupuk bisa digunakan untuk 4-5 tanki)
4.     Semprotkan pada daun dan batang (untuk mempercepat pertumbuhan ditambah kocor)
5.     Waktu pemupukan:
·       Pagi jam 07.00 – 09.00 WIB
·       Sore mulai jam 15.00 sampai selesai (jangan sampai diberikan diluar jam yang telah ditentukan)  
·       Waktu pemberian pupuk juga harus sesuai aturan karena pada jam yang ditentukan tersebut adalah saat penyerapan unsur hara, air dan udara terbesar serta kecepatan fotosintesis paling tinggi.
6.     Jika dalam pemupukan tidak ada perkembangan, atau pertumbuhan tidak maksimal artinya PH tanah rendah atau tanah tidak subur maka dosis perlu ditambah.
7.     Untuk tanaman yang masa panennya lebih dari satu kali seperti cengkeh, setelah panen lebih baik dipupuk kembali dengan cara dikocor dan disemprot pada daun, batang, agar cepat berbuah serta kualitas buahnya terjaga
8.     Pupuk Organik Cair Rajawali tidak ada efek negatif pada tanaman asal dicampur dengan air.
9.     Semakin banyak pupuk semakin baik.